TUJUAN
Berdasarkan jurnal, penulis bertujuan menginformasikan pada pembaca untuk menyebarluaskan manfaat ilmu teknologi di bidang psikologi dalam bersosialisasi, pendidikan dan berbagai macam tes-tes dalam ilmu psikologi. Disini penulis juga memberitahukan tentang dampak positif dan negative perkembangan teknologi
METODE
Metode Deskriptif yang digunakan oleh penulis dikarenakan dalam pembuatan jurnalnya terdapat hal-hal yang berlangsung saat ini atau lampau
KESIMPULAN dan SARAN
Pada jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa perkembangan ilmu teknologi sangat berpengaruh dalam bidang psikologi dikarenakan dengan teknologi tersebut tugas para psikolog lebih mudah dalam melakukan pekerjaannya dan juga sebaiknya jangan hanya mengandalkan teknologi saja akan tetapi lebih baik melakukan penelitian psikologi secara langsung
REFERENSI
http://arsita.blog.upi.edu/2013/12/02/manfaat-tik-dalam-bidang-psikologi/
Sabtu, 19 November 2016
Minggu, 17 April 2016
Tugas Softskill 1
Pembunuhan
Mirna
Pada saat kejadian tersebut, Jesica datang
terlebih dahulu dan langsung memesan minuman untuk kedua kerabatnya. Mereka
asik mengobrol satu sama lain, menanyakan kabar satu sama lain dan pada saat Mirna
meminum minuman pesanan Jesica, Mirna merasakan hal yang aneh pada
tenggorokannya. Seketika itu juga Jesica dan Aulia merasa panik. Alhasil Mirna
meninggal di tempat dikarenakan keracunan minuman pesanan Jesica.
1.
Kalimat
utama : Pada saat kejadian tersebut, Jesica datang terlebih dahulu dan langsung
memesan minuman untuk kedua kerabatnya (paragraf campuran yang artinya paragraf
yang dimulai dengan pikiran utama dan diakhiri dengan penegasan )
2.
Kalimat
penjelas : Mereka asik mengobrol satu sama lain, menanyakan kabar satu sama
lain dan pada saat Mirna meminum minuman pesanan Jesica
3.
Gagasan
utama : “Pada saat kejadian tersebut, Jesica datang terlebih dahulu dan langsung
memesan minuman untuk kedua kerabatnya” dan “Alhasil Mirna meninggal ditempat
dikarenakan keracunan minuman pesanan Jesica”
Disini
memiliki 2 gagasan utama dikarenakan tipe paragraf diatas merupakan contoh
paragraf campuran yang artinya gabungan dari paragraf deduktif dan induktif.
Maksudnya diawal paragraf tersebut diawali dengan kalimat utama, selanjutnya
didukung oleh kalimat penjelas dan pada akhir kalimat berisi kesimpulan dari
paragraf tersebut.
Selasa, 12 Januari 2016
Materi Diksi
DIKSI
Oleh:
Aditya Kurniawan
Abdul Hafizh
Gangga Ginara
Rahman Isya
Raden Rizky Habibie
Ichsan Widitianto
M.Fikri Awliya
Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
Jakarta
2015
PRAKATA
Puji dan syukur
penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang
berjudul “Diksi”. Atas dukungan moral dan materi yang diberikan dalam
penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.
Bapak Iqbal, selaku
dosen mata kuliah Bahasa Indonesia 3KA31 yang telah memberikan ilmu tentang
pembuatan makalah yang baik dan benar kepada kami
2.
Ibu Prof.Dr.E.S.
Margianti, SE., MM, selaku rector Universitas Gunadarma yang
telah memberikan kesempatan kepada kami semua untuk mencari ilmu di kampus
Universitas Gunadarma
Kami sebagai
penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karna itu, saran
dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk
penyempurnaan makalah ini
Jakarta,
12 Desember 2015
Kelompok 1
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di
zaman sekarang ini, banyak orang mengesampingkan pentingnya penggunaan bahasa
yang baik dan benar, terutama dalam tata cara memilah-milah kata atau diksi.
Bahwasannya penggunaan bahasa yang baik dan benar sangat dibutuhkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Dalam
makalah ini, penulis berusaha untuk menjelaskan mengenai diksi yang mencakup
pengertian, macam-macam diksi serta syarat ketetapannya
1.2 Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian
ini akan mencakup penjelasan tentang diksi serta penerapannya di dalam berbahasa
Indonesia yang baik dan benar
1.3 Tujuan dan manfaat
Tujuan
dari pembuatan makalah ini adalah:
1.
Membantu para pembaca
untuk mengetahui apa itu diksi
2. Mengetahui
cara penerapan leap motion pada computer
Manfaat:
1. Memberikan
pembaca pengetahuan baru tentang diksi
2. Memberikan
referensi kepada para penulis lainnya yang akan membuat makalah tentang diksi
BAB II
ISI
A. Pengertian
Diksi
adalah pilihan kata yang tepat dan selaras dalam penggunaannya untuk
mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu sesuai dengan yang
diharapkan. Pilihan kata tersebut merupakan unsur yang sangat penting, karena bahasa
terjadi dari kata-kata. Kata-kata ini membentuk kelompok kata, kalimat ataupun
wacana berdasarkan kaidah bahasa yang bersangkutan. Setiap kata terdiri atas
dua aspek, yaitu bentuk dan makna. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat
diindrai, dilihat, atau didengar. Makna merupakan sesuatu yang dapat
menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. Jadi, diksi
atau pilihan kata berhubungan dengan pengertian teknis dalam hal mengarang,
tulis-menulis serta tutur sapa
B. Syarat Ketetapan
Agar
bahasa yang digunakan dapat dikatakan dengan baik dan benar maka dalam memilih
kata harus sesuai dengan syarat ketetapan penggunaannya. Berikut ini
syarat-syaratnya:
1.
Kata yang bermakna
denotatif dan konotatif
Makna Denotatif
merupakan makna yang sesuai dengan apaadanya. Contohnya kata “makan” arti
denotatifnya adalah memasukan sesuatu ke mulut, dikunyah atau ditelan
Makna konotatif
merupakan makna yang timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi,
dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Contoh
“makan” arti konotatifnya adalah untung atau pukul.
2.
Kata yang bermakna
sama dan hampir sama
Kata yang bermakna
sama dan hampir sama biasa disebut dengan kata sinonim. Sinonim ini
dipergunakan untuk mengalih-alihkan pemakaian kata pada tempat tertentu
sehingga kalimat itu tidak membosankan. Contoh kata bersinonim yaitu cerdas dan cerdik, terdiri dari kata yang beda namun
memiliki arti yang sama
3. Kata
yang umum dan kata khusus
Kata bermakna umum
mencakup kata bermakna khusus.
a)
Kata bermakna umum
Contohnya : Ikan
memiliki acuan yang lebih luas daripada kata mujair atau tawes
b)
Kata bermakna khusus
Contohnya : gurame, lele, tawes, dan mas
4.
Kata yang mengalami
perubahan makna
Kata disini digunakan
sebagai kata ganti contohnya kata “Bapak” memiliki makna lain yaitu “pendeta”
5.
Kata dengan ejaan yang
mirip
Demi ketepatan kata,
kita pun harus berhati-hati dalam menggunakan kata-kata yang berejaan mirip
seperti bahwa, bawa dan bawah. Kata
disini terbagi menjadi 3 yaitu:
a)
Homonim
Contoh : buku, bisa,
tanggal
b)
Homofon
Contoh : bang dengan
bank
c)
Homograf
Contoh : teras, sedan,
tahu
6.
Kata ciptaan sendiri
Sebagaimana yang kita ketahui
bahwa bahasa Indonesia pada saat ini tidak lagi digunakan dengan baik dalam
bahasa sehari-hari. Sehingga disaat ini sering sekali tercipta
kosakata-kosakata yang kurang baik, hal ini dilakukan dengan alasan tuntutan
zaman
7.
Kata ungkapan atau
idiom
Kata-kata yang dipakai
secara kiasan yang disampaikan pada suatu kesempatan disebut idiom atau
ungkapan. Semua bentuk idiom atau ungkapan tergolong dalam kata yang bermakna
konotatif.
Contoh :
a)
Keras kepala
b)
Panjang tangan
c)
Sakit hati
d)
Banting tulang
8.
Kata yang singkat dan tak singkat
Demi ketepatan pilihan
kata, sebaiknya kita memilih kata atau ungkapan yang lebih singkat. Contohnya :
a)
Membuat betul menjadi membetulkan.
b)
Memberikan informasi
menjadi menginformasikan.
Dalam kehidupan
sehari-hari kita harus menggunakan bahasa yang baik, benar dan juga sesuai
dengan keadaan saat kita menggunakan suatu bahasa. Ada hal yang harus diperhatikan
dalam penggunaan kesesuaian pilihan kata :
1.
Pada situasi resmi,
kita gunakan kata-kata baku
2.
Pada situasi umum,
kita gunakan kata-kata umum
3.
Pada situasi khusus,
kita gunakan kata-kata khusus
4.
Kata-kata yang
bersifat ilmiah tidak harus berbahasa asing
5.
Bahasa lisan berbeda
dengan bahan tulisan
6.
Hindari pemakaian
kata-kata yang kurang efektif
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan:
Bahwa akhir-akhir ini banyak sekali
orang asal menggunakan bahasa. Maka dari itu, penggunaan diksi sangat
dibutuhkan dalam berbahasa dimanapun anda berada karena dalam menggunakan
diksi, orang bisa melihat kepribadian kita sendiri
Saran:
Sebaiknya lebih memilah-milah kata
dalam mengucapkan sesuatu. Supaya bisa terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia
yang baik dan benar
DAFTAR PUSTAKA
http://kbbi.web.id/diksi
https://pitonosmkteladanpukat.files.wordpress.com/2009/09/diksi1.ppt
https://susandi.files.wordpress.com/2010/11/kata-dan-diksi.ppt
https://adittudo.files.wordpress.com/2011/09/pilihan-kata-diksi.ppt
http://dedimulyana96.blogspot.co.id/2015/03/makalah-diksi-pilihan-kata.html
http://www.davishare.com/2015/01/contoh-susunan-makalah-yang-baik-sesuai.html
Langganan:
Komentar (Atom)
